Hari minggu kemarin skorpiku kembali di modif. Kali ini untuk merubah lampu agar bisa nyala tanpa harus mesinnya nyala. Aslinya motor Yamaha itu ngambil listrik utk lampu langsung dari dinamonya (kalau dimotor namanya ’sepul’ – entah darimana kata ini berasal). Jadi utk menyalakan lampu, mesin harus berputar, baru itu lampu mau nyala (kayak sepeda aja yah. . .).
Anyway, rencananya mau pagi-pagi, tapi montirnya masih keluar rumah. Jam 11 aku telpon, dan ternyata musti belanja spare part dulu. Spare part yg perlu dibeli adalah regulator (atau istilahnya ‘kiprok’) berasal dari Honda Tiger. Harga Rp. 250,000,-. Tempat beli di Bintang Motor, Jl. Arif Rahman Hakim (dekat stasiun Depok Baru). Untung ada, tinggal satu, tadinya nyari di dealer Honda, eh malah gak buka hari Minggu.
Setelah itu lanjut mencari bengkel tsb (ini pertama kali ke bengkel itu). Tempatnya di Sukatani, Jl. Markuisa VII, Sukatani Permai (utk tepatnya lihat koordinat GPS di bawah).
Akhirnya, sampai jugalah di lokasi, setelah tanya2 kanan kiri. Di bengkel sudah ada 2 motor sedang perbaikan jadi nunggu dulu. Baru kira-kira jam 13:00 dimulai pengerjaannya. Kebetulan saya juga mau pasang “colokan rokok” di motor. Itu lho output 12VDC. Rencananya buat pasang GPS di motor. Selain itu guna yg lain juga banyak, spt utk pompa ban, lampu extra, atau charge hape.
Pertama-tama itu motor dicopot tangkinya, setelah jok dan fiber kanan kiri dilepas. Setelah itu oli dikeluarkan (ditampung, nanti dipakai lagi). Nah baru baut-baut dilepas buat bongkar sepul. Banyak juga tuh baut2nya.
Setelah sepul kelihatan, ada 2 set kabel yg dibuat seri (tadinya pararel).
Habis itu kiprok diganti kirprok Honda Tiger, dan perkabelanpun diganti.
Dites lampu, nyala deh tanpa harus engine hidup, dan lampu konstan karena ambil arus langsung dari aki.
Pekerjaan sebenarnya nggak terlalu lama, tapi karena pertama nunggu klien lain (1 jam) terus juga pasang colokan rokok dan memperbaiki dudukan winshield (tambah lagi 1 jam) jadi total semua, sekitar 4 jam.