Pemutih Beras (dan Pemutih Gula)

Belakangan ini orang ribut soal pemutih beras, yaitu bahan untuk membuat beras menjadi putih bak putri cinderela.

Coba lihat beberapa reportasi mengenai ditemukannya klorin (kalium hipochloride atau kaporit) di dalam beras.

1. liputan 6 sctv, http://www.liputan6.com/view/8,136577,1,0,1170128257.html

2. republika http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=279770&kat_id=23

3. pos kota http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=29107&ik=6

kalau tidak salah baca, sebenarnya teknik pemutihan beras ini dulu diperkenalkan oleh IPB agar supaya beras lebih tampak cantik (kayak putri salju kaleee) tentu saja menggunakan pemutih yg aman bagi masyarakat.

Seiring dengan permintaan market, terutama di Jakarta, maka di penggilingan beras lazim ditambah zat pemutih ini. Tapi makin lama pedagang makin kreatif (cari untung gede) dengan mengganti zat pemutih yg ideal dengan khlorin, karena lebih murah. Akibatnya beras murah (yg 1000rp/kg) dioplos pemutih, lalu dibungkus label, dijual 4,000-5,000rp/kg seperti layaknya beras kelas atas.

Klorin merupakan bahan kimia yang biasanya digunakan sebagai pemutih pakaian. Zat tersebut dicampur beras dengan cara perendaman atau penyemprotan agar beras
lebih putih dan mengkilat sehingga harga jual bisa tinggi. Jika terus dikonsumsi klroin ini bisa mengakibatkan kanker dan kerusakan ginjal.Begitulah, mau beras cantik tapi racun, atau bagaimana? Trus gimana dong???

Bagaimana membedakannya? Berikut ini tips dari pedangang beras:

Beras berklorin mudah dibedakan dengan beras asli hanya dengan tampilan fisiknya.

“Beras yang dicampur zat pemutih, fisiknya putih mengkilap, bau obat atau deterjen, licin dan banyak serbuk putihnya. Sedangkan beras yang asli kesat dan utih kusam serta tidak berbau,”

Kasus pemutih ini mirip dengan gula putih, dimana digunakan pemutih gula dari bahan tulang binatang (mboh binatang opo. . .), terutama gula impor, yg bentuknya putih tih tih banget, kayak disiram cat tembok. Wah aku emoh pake gula ginian, mendingan pake gula lokal yang rada kecoklatan, rada ledeq dikit nggak apa2 asal aman (dan halal lho). Asal tau aja, itu tulang binatang yg dipakai campuran, bisa dari sapi, tapi juga bisa dari babi. . . nah lho. . . nggak ada yang tau kan? Lebih syeyem lagi, tulang yg dihancurkan model gini (utk sebagai pemutih gula), juga dapat menyebabkan kanker. . .

Ya begitulah, kalau masyarakat juga gandrung segala yg putih macam kulit putih, gigi putih, baju putih bersih, dst.

About these ads

9 Komentar »

  1. cora said

    bagus ni in formasinya
    tambah lagi donk infomasinya
    kalau boleh informasinya dikirim donk ke E_mail saya
    thank’S

  2. kalvikh cuteez.... said

    dazzzzaaaarrr…………!!!
    yang jual tak zumpahinzz,
    makan beras item aja sekaliann !!!
    pada gagz puna hateee, pa????
    khan kazian yang makan ntar bizzza, keracunaannn!!!
    mankna kmu mao???

  3. anI n' Iyar chayank said

    wahhh… para pedagang kok tega banget ceh jual barang yang gak asli gitu!! inget dosa ouwh! masyarak at juga harus waspada yach..!! Kalo emank mau mengkonsumsi yang putih mending beli yang bermerk n’ udah jelas pabriknya yach.. ati2 aja deh!!

  4. anI n' Iyar chayank said

    BTW, nambah komen neh..
    yang putih belum tentu baek n’ yang item belum tentu buruk lho…
    dalam al-Qur’an juga dah jelas banget kalo segala sesuatu yang kita lakukan pasti bakal dapet balesan..jadi moga aja orang-orang yang suka nipu masyarakat gitu pada cepet sadar..

  5. danang said

    sial mna sih yg cara membuat oemutih

  6. makasih banget infonya

  7. dhie said

    ya bener banget terasa bener sewaktu saya konsumsi gula putih terasa bereaksi lebih hebat dari gula kuning atau gula yang sedikit kuning dari sana saya berfikir kemungkinan gula putih ini berbahaya .. ternyata bener juga .. kerusakan bisa terjadi pada sistem jaringan kalau enggak cocok .. terima kasih infonya .. :-)

  8. Ivan said

    I go to see everyday a few web sites and blogs to read articles, but this blog provides quality based posts.

  9. sbnrny klo pihak pabrik sh g slh tp yg slh adlah kios kios pngecer bras,dg alasan gpp pke pmutih ato bhn kimia biar bras cpt laku dan mahal hrganya.kesimpulanny pabrik di tuntut olh pngecer/pnjual/lapak2 beras di pasar agar fitur bras sprti ap yg di tulis di atas….
    matur nuwun …..

RSS feed for comments on this post · TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: